Jumat, 01 April 2016

TUGAS 1 ETIKA & PROFESIONALISME TSI TRAVELOKA


Traveloka adalah perusahaan yang menyediakan layanan pemesanan tiket pesawat dan hotel secara daring dengan fokus perjalanan domestik di Indonesia. Traveloka memiliki basis operasional di Jakarta.
Perusahaan didirikan pada tahun 2012 oleh Ferry Unardi, Derianto Kusuma, dan Albert. Pada awal konsepnya Traveloka berfungsi sebagai mesin pencari untuk membandingkan harga tiket pesawat dari berbagai situs lainnya. Pada pertengahan tahun 2013 Traveloka kemudian berubah menjadi situs reservasi tiket pesawat di mana pengguna dapat melakukan pemesanan di situs resminya. Pada bulan Maret 2014, Ferry Unardi menyatakan bahwa Traveloka akan segera masuk ke bisnis reservasi kamar hotelPada bulan Juli 2014, jasa pemesanan hotel telah tersedia di situs Traveloka.

Etika pada Traveloka
Etika adalah suatu sikap dan perilaku yang menunjukkan kesediaan dan kesanggupan seseorang secara sadar untuk mentatati ketentuan dan norma kehidupan yang berlaku dalam suatu kelompok masyarakat atau suatu organisasi. Etika organisasi menekankan perlunya seperangkat nilai yang dilaksanakan ssetiap orang anggota. nilai tersebut berkaitan dengan pengaturan bagaimana seharusnya bersikap dan berperilaku dengan baik seperti sikap hormat, kejujuran, keadilan dan bertanggung jawab. seperangkat nilai tersebut biasanya dijadikan sebagai acuan dan dianggap sebagai prinsip-prinsip etis atau moral.
www.traveloka.com situs ("Situs") dikelola oleh Traveloka Services Pte. Ltd . Dengan mengakses dan/atau menggunakan Situs, pelanggan mengakui bahwa telah membaca dan memahami, dan menyetujui untuk terikat oleh Syarat Penggunaan yang ditetapkan di bawah ini dan syarat dan ketentuan lainnya dalam kaitannya dengan Situs, termasuk namun tidak terbatas pada kerahasiaan dan FAQ, yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Syarat Penggunaan ("Syarat"). Anda harus setidaknya berusia delapan belas (18) tahun untuk menggunakan Situs ini. Harap diketahui bahwa kami dapat mengubah, memodifikasi, menambah dan menghapus Syarat ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Syarat harus dibaca secara berkala. Dengan terus menggunakan Situs ini setelah perubahan tersebut terhadap Syarat, pengunjung, pengguna atau Pengguna Terdaftar ("Anda" atau "pengguna") sepakat dan menyetujui perubahan. Jika Anda menggunakan salah satu layanan kami yang lain, maka penggunaan Anda didasarkan pada kepatuhan dan penerimaan terhadap syarat dan ketentuan yang berlaku untuk layanan tersebut.
Konten ini adalah terjemahan dari versi asli bahasa Inggris dan disediakan untuk kenyamanan Anda. Terdapat kemungkinan bahwa beberapa teks mungkin berbeda dari versi asli bahasa Inggris, dan dalam hal terjadi ambiguitas antara versi terjemahan dan versi bahasa Inggris, maka versi bahasa Inggris yang akan berlaku. Jika ragu mengenai keakuratan informasi yang terkandung dalam terjemahan, harap merujuk teks versi bahasa Inggris yang merupakan versi resmi


Produk Traveloka
Traveloka menyediakan bebarapa jasa dalam hal penjualan tiket pesawat dan hotel secara online. Dalam hal penjualan tiket pesawat dan hotel, traveloka menjadi penengah dari pihak maskapai dan hotel kepada costumer. Traveloka memberikan beberapa layan yaitu:
1.      Melalui Situs, Traveloka menyediakan platform online sehingga Anda dapat menelusuri berbagai jenis maskapai penerbangan, dan/atau akomodasi sementara dan penginapan (sebagaimana berlaku), dan membuat reservasi ("Layanan"). Pengguna dapat membuat pemesanan layanan yang disediakan hotel, maskapai penerbangan dan/atau penyedia layanan lain ("Vendor") di Situs. Dengan meletakkan pesanan melalui Situs, Anda akan dapat memesan tiket pesawat, kamar hotel, atau layanan lain pada Situs kami. Kami akan memberikan konfirmasi pemesanan melalui konfirmasi email. Kami berhak untuk menolak pemesanan sebagaimana diatur di bawah ini.
2.      Meskipun kami akan menggunakan keahlian kami dengan hati-hati dalam melakukan layanan, kami tidak memverifikasi, dan tidak menjamin, bahwa semua informasi yang diberikan akurat, lengkap, benar atau terbaru yang tersedia, dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap kesalahan (termasuk kesalahan penempatan dan pengetikan), gangguan (baik sementara dan/atau parsial, kerusakan, perbaikan atau peningkatan ke situs atau sebaliknya), informasi yang tidak akurat, menyesatkan atau palsu atau informasi yang tidak tersampaikan.
3.      Perubahan dalam kondisi pasar atau keadaan yang terjadi dapat menyebabkan perubahan dalam waktu singkat, yang menyebabkan informasi tidak akurat atau tidak berlaku. Dalam hal terjadi masalah, layanan pelanggan dapat berusaha untuk membantu Anda dan memenuhi permintaan Anda.
4.      Situs ini tidak mengemukakan pernyataan apa pun dan tidak dapat dianggap sebagai membuat rekomendasi atau saran dari tingkat kualitas layanan atau peringkat dari Vendor yang terdaftar di Situs. Dengan ini kami menyatakan penyangkalan klaim, kerugian atau kewajiban sehubungan dengan kualitas atau status Vendor yang ada yang terdaftar di Situs (yang memberikan layanan maskapai penerbangan, hotel atau layanan lainnya). Vendor dapat diperkenalkan dalam tingkatan kelas yang berbeda berdasarkan faktor-faktor termasuk namun tidak terbatas pada ulasan, peringkat mereka atau faktor-faktor lainnya. Peringkat yang diberikan dihitung berdasarkan algoritma otomatis yang dapat diperbarui dan diubah dari waktu ke waktu, sesuai dengan kebijaksanaan tunggal kami.
5.      Kami memiliki hak untuk tidak menerima setiap pengguna atau pemesanan (atau dalam kasus-kasus tertentu membatalkan konfirmasi pemesanan) berdasarkan kebijaksanaan tunggal kami dan untuk alasan apa pun serta tanpa memberikan alasan penolakan/penampikan/pembatalan. Alasan untuk menolak pengguna atau pemesanan atau membatalkan konfirmasi pemesanan dapat termasuk namun tidak terbatas pada: pelanggaran Syarat ini, perdagangan atau sanksi ekonomi oleh otoritas global atau nasional, embargo, larangan dalam peraturan, penipuan atau pencurian (atau indikasi atau dugaan penipuan atau pencurian), dugaan kegiatan kriminal, pemesanan yang mencurigakan, layanan yang tidak tersedia atau tidak lagi disediakan oleh Vendor, pengguna memberikan informasi yang tidak akurat, keliru atau menyesatkan, masalah dengan komunikasi kartu kredit elektronik, informasi atau transaksi, perilaku yang tidak pantas, ancaman, hinaan, penolakan untuk memberikan informasi, hambatan praktis, kesulitan atau kemacetan komunikasi, Kesalahan Nyata (selanjutnya dijelaskan di bawah ini), sejarah pelanggaran Syarat atau penolakan tersebut, atau dimasukkan pada setiap "daftar hitam" atau "daftar pengamatan" oleh pemerintah atau organisasi internasional. Dalam kasus pemesanan ditolak atau dibatalkan oleh Traveloka dan pembayaran telah dilakukan, Traveloka akan mengganti jumlah yang telah dibebankan tanpa biaya lebih lanjut. Kami dapat menghilangkan atau menghapus ("Dihapus") keanggotaan pengguna Situs ini sewaktu-waktu, baik sementara atau permanen. Pengguna yang Dihapus dilarang untuk mencoba menggunakan Situs dengan nama lain atau melalui pengguna lainnya (selanjutnya dijelaskan dalam ketentuan Mekanisme Pencegahan Penipuan).
6.      Dalam kasus tertentu, kami dapat membatalkan atau menolak pemesanan berkenaan dengan "Kesalahan Nyata", yang tidak tergantung pada letak kesalahan berasal. Untuk menghindari keraguan, Kesalahan Nyata adalah kesalahan pada Situs (misalnya, dalam hal harga) yang tidak ada satu orang yang rasional pun akan menganggap layak atau membuat bisnis dimengerti. Jumlah yang dibebankan akan diganti tanpa biaya lebih lanjut dalam kasus seperti itu.
2.      PEMBATALAN
1.      Dengan membuat pemesanan, pesanan atau reservasi melalui Situs, pelanggan menerima dan setuju dengan syarat dan ketentuan dari Vendor yang berlaku, termasuk yang berkaitan dengan kebijakan tentang pembatalan dan/atau ketiadaan, atau sehubungan dengan permintaan khusus  yang mungkin diberikan kepada Vendor. Traveloka tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran syarat dan ketentuan yang disepakati antara Vendor dan pengguna, atau yang didasarkan pada permintaan khusus pengguna, sehingga harap membaca syarat dan ketentuan Vendor dengan cermat.
2.      Sehubungan dengan pembatalan pengguna yang telah dilakukan, Traveloka mungkin dapat menahan atau mengambil bagian dari jumlah yang dibayarkan untuk mengganti biaya yang telah dikeluarkan sehubungan dengan pembatalan.
3.      PERMINTAAN KHUSUS
1.      Dalam hal permintaan khusus sehubungan dengan pemesanan (misalnya: kamar yang mudah diakses dengan kursi roda, bantuan kursi roda pada saat pengiriman tiket, perubahan nama, perubahan tanggal, menambahkan poin "frequent flyer" atau setara), pengguna dapat memasukkan permintaan saat melakukan pemesanan di Situs atau hubungi Vendor secara langsung (sebagaimana berlaku). Permintaan akan diurus berdasarkan kebijaksanaan Vendor dan Traveloka, berdasar atas ketersediaan dan faktor lainnya.
4.      SARAN PERJALANAN
1.      Dengan menampilkan destinasi tertentu, Traveloka tidak mengemukakan atau menjamin bahwa perjalanan ke tempat-tempat tersebut bermanfaat atau bebas risiko dan Traveloka tidak akan dimintai pertanggungjawaban atas kerusakan atau kerugian yang mungkin diakibatkan dari perjalanan ke destinasi tersebut. Dalam situasi apa pun, Traveloka tidak akan bertanggung jawab atas insiden merugikan yang terjadi selama perjalanan atau selama Anda tinggal. Anda secara pribadi bertanggung jawab untuk pemilihan perjalanan, rute dan destinasi perjalanan, untuk sepanjang perjalanan Anda. Traveloka tidak bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi ketika Anda gagal membawa dokumen perjalanan yang diperlukan, seperti paspor Anda.
5.      PERINGKAT
1.      Peringkat yang ditampilkan di Situs hanya disediakan sebagai informasi dari pengguna saja, dan peringkat yang ada didasarkan pada informasi yang diberikan oleh pihak ketiga seperti pemasok, pengguna atau ulasan situs web lain. Kami tidak memverifikasi peringkat yang diberikan dan karena itu tidak bertanggung jawab atas keakuratan peringkat yang ada. Dengan ini kami menyatakan penyangkalan klaim, kerugian atau kewajiban sehubungan dengan peringkat yang ditampilkan pada Situs.
6.      HARGA DAN PROMOSI
1.      Traveloka dapat menawarkan harga yang lebih rendah dan/atau promosi dari waktu ke waktu. Harap diketahui bahwa hal tersebut mungkin memerlukan ketentuan dan persyaratan yang berbeda, misalnya, sehubungan dengan kebijakan pemesanan dan pengembalian dana.
7.      BIAYA TAMBAHAN & PENGEMBALIAN DANA
1.      Setiap harga yang tercantum pada Situs ini hanya tersedia dengan ketentuan tertentu dan harga tersebut dapat berubah tergantung pada ketersediaan pemesanan, lamanya pemesanan dan/atau kuota. Harga yang tersedia dapat mencakup pajak tambahan dan biaya lainnya lagi tapi dalam keadaan tertentu mungkin tidak termasuk pajak dan biaya jasa; pengguna setuju bahwa mereka bertanggung jawab untuk memverifikasi total biaya yang harus dibayar dan persyaratan lainnya dan rincian ketika email konfirmasi dikirim ke pengguna. Pengguna harus memverifikasi pemesanan dalam lembar pemesanan; pengguna dapat membatalkan pemesanan setiap saat sebelum konfirmasi akhir dilakukan. Harga yang ditampilkan terperinci sehingga pengguna dapat melihat jumlah yang harus dibayar, biaya tambahan apa pun yang disebabkan penggunaan kartu kredit atau biaya antar bank yang dikenakan untuk biaya pengiriman akan dibebankan kepada pengguna.

Profesionalisme Traveloka
Bagi para traveller, situs Traveloka.com tentu tidak asing lagi. Situs ini menawarkan ragam alternative tiket pesawat berdasarkan harga dan rute perjalanan. Bagi pengguna jasa penerbangan, ini tentu memudahkan lantaran tak perlu sibuk-sibuk mengecek harga tiket pesawat ke semua markapai penerbangan. Di traveloka.com, orang-orang tinggal memilih maskapai mana yang menawarkan  harga yang sesuai.
Seperti diberitakan kontan.co.id , Traveloka.com yang didirikan tahun lalu, langsung melejit dan dikunjungi tak kurang dari 150.000 kunjungan setiap hari.
Kisah sukses ini tak lepas dari kerja keras Ferry Unardi, pendiri sekaligus Managing Director Traveloka.com. Ferry mendirikan situs ini lantaran pernah kesulitan mencari tiket pesawat. Ceritanya, Ferry yang saat itu di Indianapolis, Amerika Serikat, hendak pulang kampung ke Padang, Sumatera Barat. Saat itu, ia harus transit ke Jakarta dulu, lalu melanjutkan penerbangan ke Padang dengan pesawat berbeda. Itu diperoleh setelah beberapa kali harus cek harga ke sejumlah penerbangan.
Dari pengalaman itulah, pria kelahiran padang 16 Januari 1988 ini ingin menawarkan solusi yang memudahkan mereka yang mencari tiket pesawat.
Awalnya, Ferry hanya dibantu dua rekannya yang pernah bekerja di Microsoft. Modalnya diperoleh dari East Venture, perusahaan investasi yang fokus pada pendanaan merintis usaha baru.  Pada tahap pengembangan, ia mendapat bantuan dari Samwer Brothers yang memiliki jaringan startup Rocket Internet.
Seperti agen perjalanan lain, Traveloka.com awalnya hanya menjual tiket pesawat. Namun, baru-baru ini mereka masuk ke layanan pemesanan kamar hotel.
Keberhasilan Traveloka.com melejit dalam waktu relative singkat tak terlepas dari perkembangan internet. Para pemesan jasanya bisa membeli tiket dari mana saja secara online.
Di awal-awal, Ferry harus bolak-balik meyakinkan maskapai penerbangan. Banyak yang belum yakin, katanya. Namun, seiring waktu, ia menunjukkan bahwa perusahaannya layak dipercaya. Perkembangan teknologi informasi, juga membuat Ferry kian optomis dengan usahanya.
Dalam waktu enam bulan, karyawannya menjadi lima. Mereka menempati satu unit ruko. Karena bisnisnya terus bertumbuh, Traveloka kemudian berkantor di salah satu gedung perkantoran di Slipi, Jakarta Barat. Saat itu, jumlah Karyawannya telah bertambah menjadi 30 orang. Setahun setelah didirikan, Traveloka jika punya 120 pegawai.
Ferry tak gentar dengan persaingan di dunia travel online yang kian ketat. Bahkan, ada perusahaan asing dengan target pasar sama beroperasi di Indonesia. Namun,bagi Ferry itu bukan masalah.
“Yang penting bagaimana memberikan hal berbeda dari perusahaan lain. Itulah yang membuat orang tidak akan berpaling,” kata Ferry.



Tidak ada komentar:


Selasa, 02 Februari 2016

Tugas 4 Pengantar Telematika

Sejak Abab ke-20 perkembangan teknologi semakin pesat, puncaknya pada tahun 2000an perkembangan teknologi sudah amat canggih. Terutama perkembangan teknologi dalam komunikasi, mungkin dulu pada tahun 1994-2000 kita masih menggunakan telpon rumah atau telpon umum untuk berkomusikasi. Dan pada tahun tersebut apabila kita ingin berkomunikasi di luar daerah kita dapat di kenakan biaya yang sangat mahal. Pada tahun 98an sudah mulai keluar tekonologi baru yaitu pager, tapi pager hanya dapat mengirim pesan singkat. Dengan bertambahnya tahun kemajuan teknologi komunikasi sangat berkembang dan sampai sekarang adanya smart phone yang tidak hanya bisa digunakan untuk konumikasi akan tetapi bisa di gunakan untuk mencari informasi secara realtime.

                Sama dengan teknologi komunikasi, teknologi informasi juga di zaman modern ini sudah sangat canggih. Bila pada zaman dahulu kita hanya dapat mendapatkan informasi harus menggunakan beberapa media seperti koran, televisi dan radio. Pada zaman yang modern ini kita bisa mendapatkan informasi dengan satu media gadget atau smart phone. Karena informasi sekarang di sajikan dalam bentuk online/internet dan real time, tidak harus menunggu koran harian.

                Dengan berkembangnya atau pesatnya teknologi zaman sekarang tentu saja mempunyai efek positif. Pada teknologi komunikasi efek positifnya adalah kita tidak perlu repot-repot dating ke telpon umum, dan sekarang kita tidak perlu takut membayar lebih mahal apabila ingin berkomunikasi dengan luar daerah bahkan luar negeri. Karena sekarang kita bisa menggunakan telpon pada gadget kita tidak menggunakan pulsa, melainkan menggunakan kuota internet yang lebih hemat. Kita tidak hanya bisa menelpon menggunakan smarthphone kita, kita juga bisa videocall yang fungsinya kita bervideo callan seraca realtime.
                Efek positif juga di miliki sama perkembangan teknologi informasi. Kita yang haus akan informasi sekarang jadi lebih mudah dan cepat mendapatkan informasi karena tidak perlu repot menunggu koran harian. Sekarang lebih mudah karena hanya dengan smarthphone kita bisa mengkases banyak informasi yang kita butuhkan, tidak hanya informasi dari dalam negeri bahkan luar negeri juga bisa. Karena semua informasi pada sekarang ini sudah melalui media online.

                Bila ada efek positif pasti ada juga efek negatifnya. Dengan pesatnya perkembangan teknologi sekarang, manusia di muka bumi menjadi lebih malah dan cenderung freak pada gadget masing-masing. Banyak sekarang apabila sedang berkumpul banyak yang sibuk dengan gadgetnya masing-masing dan tidak ngobrol sebagai mestinya dulu. Pada kemajuan informasi juga terdapat kekurangan, karena dengan mudah kita mendapatkan informasi dan mudahnya kita memyebarkan informasi kita jadi banyak yang mendapatkan informasi yang salah informasi yang tidak mempunyai sumber yang tepat.

                Saran saya sebagai penulis, kita harus dapat lebih bijak dalam menyambut perkembangan tekonologi dan lebih dewasa menggunakan gadget. Kita harus tahu kapan kita menggunakan gadget dan kapan bersosialisasi sebenarnya. Kita pun juga harus bisa membedakan informasi yang dapat di serap, tidak semua yang kit abaca kita serap mentah-mentah di dalam pikiran karena di luar sana banyak informasi yang tidak memiliki sumber yang jelas. Be smart use smartphone.

Senin, 02 November 2015

Arsitektur Telematika

a. Pengertian Arsitektur Telematika
          Istilah arsitektur mencakup merancang atau mendesain sebuah aplikasi, atau dimana komponen yang membentuk suatu sistem diolah dan ditempatkan agar komponen tersebut dapat berinteraksi. Arsitektur sistem harus berdasarkan konfigurasi sistem secara keseluruhan yang akan menjadi tempat dari DBMS, basis data dan aplikasi yang memanfaatkannya yang juga akan menentukan bagaimana pemakai dapat berinteraksi dengannya. Sehingga dapat diartikan, Arsitektur Telematika adalah sebuah aplikasi yang secara logic berada diantara lapisan aplikasi (application layer dan lapisan data dari sebuah arsitektur layer – layer TCP/IP) yang dapat meningkatkan hubungan jaringan komunikasi dengan teknologi informasi.

b. Arsitektur Client-Server Telematika
          Karena keterbatasan sistem file sharing, dikembangkanlah Arsitektur Client-Server. Arsitektur Client-Server merupakan sebuah aplikasi yang bertugas untuk membagi pekerjaan antara server(penyedia layanan) dan client. Client dan server terkadang menggunakan jaringan komputer pada hardware yang terpisah. Sedangkan server dapat menjalankan satu atau lebih program untuk memberikan data-data pada client. Arsitektur client – server telematika terdiri dari 2 buah arsitektur yakni, arsitektur sisi client dan sisi servernya.

Arsitektur  dari sisi client
       Arsitektur dari sisi klien mengarah pada  pelaksanaan data  pada browser sisi koneksi HTTP. Contohnya adalah JavaScript dari sisi eksekusi client dan cookie dari sisi penyimpanan pada client. Beberapa ciri khas dari sisi client, sebagai berikut :
1.      Selalu memulai permintaan ke server.
2.      Menunggu dan menerima balasan dari server.
3.      Biasanya terhubung ke sejumlah kecil dari server pada satu waktu.
4.  Biasanya berinteraksi langsung dengan pengguna akhir dengan menggunakan antarmuka pengguna seperti antarmuka pengguna grafis. Khusus jenis klien mencakup: web browser, e-mail klien, dan online chat klien.

Arsitektur dari sisi server
         Pada sisi server, terdapat server Web khusus yang mengeksekusi perintah dengan menggunakan metode HTTP. Contoh dari sisi server adalah penggunaan CGI script yang tertanam di halaman HTML, hal tersebut dapat memicu terjadinya perintah untuk mengeksekusi. Beberapa ciri khas dari sisi server, sebagai berikut :
1.      Menunggu permintaan dari salah satu client.
2.      Melayani permintaan klien dan menjawab sesuai data yang diminta oleh client.
3.      Suatu server dapat berkomunikasi dengan server lain untuk melayani permintaan client.
4.      Jenis-jenisnya : web server, FTP server, database server, E-mail server, file server, print server.
     Client dan server dikembangkan oleh berbagai perusahaan software besar seperti Lotus, Microsoft, Novell, Baan, Informix, Oracle, PeopleSoft, SAP, Sun, dan Sybase. Perusahaan-perusahaan tersebut telah menjadi perusahaan komputer yang stabil dan besar pada era ini.

1) Arsitektur Single-Tier
          Pada Arsitektur Single-Tier, semua komponen produksi dari sistem dijalankan pada komputer yang sama. Beberapa sifat dari Single-Tier antara lain :
·         Sederhana dan alternatifnya sangat mahal.
·         Membutuhkan sedikit perlengkapan untuk dibeli dan dipelihara.
·         Kelemahan pada keamanan dari arsitektur ini yaitu rendahnya dan kurangnya skalabilitas.



Contoh (Arsitektur Single-Tier)

2) Arsitektur Two-tier
           Pada Arsitektur Two-tier, antarmuka pengguna ditempatkan di lingkungan desktop dan sistem manajemen database. Biasanya dalam sebuah server, yang lebih kuat merupakan mesin yang menyediakan layanan bagi banyak klien. Pengolahan informasi dibagi antara sistem interface lingkungan dan lingkungan server manajemen database. Arsitektur two-tier lebih aman dan terukur daripada pendekatan single-tier. Mempunyai database pada komputer yang terpisah meningkatkan kinerja keseluruhan situs. Kelemahannya adalah biaya yang mahal dan arsitektur yang kompleks.



Contoh (Arsitektur Two-Tier)

3) Arsitektur Three-tier
         Model three-tier atau multi-tier dikembangkan untuk menjawab keterbatasan pada arsitektur two-tier. Konsep model three-tier adalah model yang membagi fungsionalitas ke dalam lapisan-lapisan, aplikasi-aplikasi mendapatkan skalabilitas, keterbaharuan, dan keamanan. Three-tier client dan server arsitektur digunakan untuk meningkatkan performa untuk jumlah pengguna besar dan juga meningkatkan fleksibilitas ketika dibandingkan dengan pendekatan dua tingkat. Kekurangannya adalah pengembangan lebih sulit daripada pengembangan pada arsitektur dua lapis.
        Pada tiga tingkatan arsitektur, sebuah middleware digunakan diantara sistem user interface lingkungan klien dan server manajemen database lingkungan. Middleware ini diimplementasikan dalam berbagai cara seperti pengolahan transaksi monitor, pesan server atau aplikasi server.



Contoh (Arsitektur Three-Tier)

Beberapa Keuntungan Arsitektur Three-Tier :
·         Keluwesan teknologi,
·         Mudah untuk mengubah DBMS engine,
·         Memungkinkan pula middle tier ke platform yang berbeda,
·         Biaya jangka panjang yang rendah,
·         Perubahan-perubahan cukup dilakukan pada middle tier daripada pada aplikasi keseluruhan,
·         Keunggulan kompetitif,

·         Kemampuan untuk bereaksi terhadap perubahan bisnis dengan cepat, dengan cara mengubah modul kode daripada mengubah keseluruhan aplikasi.

TELEMATIKA

Kata TELEMATIKA, berasal dari istilah dalam bahasa Perancis "TELEMATIQUE" yang merujuk pada bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Istilah Teknologi Informasi itu sendiri merujuk pada perkembangan teknologi perangkat-perangkat pengolah informasi. Para praktisi menyatakan bahwa TELEMATICS adalah singkatan dari "TELECOMMUNICATION and INFORMATICS" sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah Telematics juga dikenal sebagai "the new hybrid technology" yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah "konvergensi". Semula Media masih belum menjadi bagian integral dari isu konvergensi teknologi informasi dan komunikasi pada saat itu.

            Belakangan baru disadari bahwa penggunaan sistem komputer dan sistem komunikasi ternyata juga menghadirkan Media Komunikasi baru. Lebih jauh lagi istilah TELEMATIKA kemudian merujuk pada perkembangan konvergensi antara teknologi TELEKOMUNIKASI, MEDIA dan INFORMATIKA yang semula masing-masing berkembang secara terpisah. Konvergensi TELEMATIKA kemudian dipahami sebagai sistem elektronik berbasiskan teknologi digital atau "the Net". Dalam perkembangannya istilah Media dalam TELEMATIKA berkembang menjadi wacana MULTIMEDIA. Hal ini sedikit membingungkan masyarakat, karena istilah Multimedia semula hanya merujuk pada kemampuan sistem komputer untuk mengolah informasi dalam berbagai medium. Adalah suatu ambiguitas jika istilah TELEMATIKA dipahami sebagai akronim Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika. Secara garis besar istilah Teknologi Informasi (TI), TELEMATIKA, MULTIMEDIA, maupun Information and Communication Technologies (ICT) mungkin tidak jauh berbeda maknanya, namun sebagai definisi sangat tergantung kepada lingkup dan sudut pandang pengkajiannya.

            Seiring dengan semakin populernya Inter-Net sebagai "the network of the networks", masyarakat penggunanya (internet global community) seakan-akan mendapati suatu dunia baru yang dinamakan cyberspace - sebagaimana dipopulerkan oleh William Gibson dalam novel sci-fi-nya Neuromancer - yang merupakan khayalan tentang adanya alam lain pada saat teknologi telekomunikasi dan informatika bertemu. Di "alam baru" ini - bagi kebanyakan netter - tidak ada hukum. Karena tidak adanya kedaulatan dalam jaringan komputer maha besar (gigantic network) ini, mereka beranggapan bahwa tidak ada satupun hukum suatu negara yang berlaku, karena hukum network tumbuh dari kalangan mayarakat global penggunanya. "Alam baru" ini seakan-akan menjadi suatu jawaban dari impian untuk melampiaskan kebebasan berkomunikasi (free flow of information) dan kebebasan mengemukakan pendapat (freedom of speech) tanpa mengindahkan lagi norma-norma yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari.

            Perlu digarisbawahi, bahwa substansi cyberspace sebenarnya adalah keberadaan informasi dan komunikasi yang dalam konteks ini dilakukan secara elektronik dalam bentuk visualisasi tatap muka interaktif. Komunikasi virtual (virtual communication) tersebut - yang dipahami sebagai virtual reality - sering disalahpahami sebagai "alam maya", padahal keberadaan sistem elektronik itu sendiri adalah konkrit di mana komunikasi virtual sebenarnya dilakukan dengan cara representasi informasi digital yang bersifat diskrit. Sehubungan dengan itu, Wiener dan Bigelow mencetuskan Cybernetics Theory, mengenai suatu pendekatan interdisipliner terhadap sistem kendali dan komunikasi dari hewan, manusia, mesin dan organisasi. Uniknya teori tersebut sebenarnya lebih menekankan pada pentingnya umpan balik dari sistem komunikasi itu sendiri. Teori tersebut menyiratkan bahwa dalam memahami suatu informasi yang disampaikan pada suatu sistem komunikasi yang baik harus dengan memperhatikan umpan balik dari sistem tersebut. Sebagai catatan, Wiener juga mengakui bahwa istilah Cyber sebenarnya pernah digagas oleh Ampere yang namanya digunakan sebagai satuan kuat arus. Oleh karena itu jika ditilik dari asal-usulnya, istilah cyber sebenarnya erat hubungannya dengan kawat listrik. Sehingga tidak mengherankan, jika istilah tersebut juga digunakan untuk organ buatan listrik CYBORG yang merupakan singkatan dari Cybernetics Organics.

            Dengan demikian, istilah "cyber law" sebagaimana dipahami oleh masyarakat sekarang ini kurang tepat jika digunakan untuk merujuk pada hukum yang tumbuh dalam medium cyberspace. Istilah "cyberspace law" justru lebih tepat untuk itu. Namun demikian, Istilah "telematika" paling tepat digunakan karena lebih memperlihatkan hakekat keberadaannya dan layak untuk digunakan sebagai definisi guna melakukan pengkajian hukum selanjutnya. Istilah "telematika" merujuk pada hakekat cyberspace sebagai suatu sistem elektronik yang lahir dari perkembangan dan konvergensi telekomunikasi, media dan informatika.

            Berbicara tentang hukum dalam arti luas, berarti mencakup segala macam ketentuan hukum yang ada baik materi hukum tertulis - tertuang dalam peraturan perundang-undangan - maupun materi hukum tidak tertulis - tertuang dalam kebiasaan ataupun praktek bisnis yang berkembang. Sehubungan dengan itu, sistem hukum nasional sesungguhnya tetap berlaku terhadap segala aktivitas komunikasi yang dilakukan dalam lingkup cyberspace. Hal ini berarti bahwa domain-domain hukum yang semula dipahami secara sektoral, baik dalam bidang telekomunikasi, media maupun informatika akan semakin konvergen. Yang terjadi bukan kevakuman hukum, melainkan suatu pembidangan hukum yang lebih khusus tanpa menafikan keberlakuan bidang-bidang hukum yang telah ada dalam sistem hukum yang berlaku. Dengan demikian definisi Hukum Telematika adalah hukum terhadap perkembangan konvergensi TELEMATIKA yang berwujud dalam penyelenggaraan suatu sistem elektronik, baik yang terkoneksi melalui internet (cyberspace) maupun yang tidak terkoneksi dengan internet.

            Lingkup pengkajian Hukum Telematika terfokus pada aspek-aspek hukum yang terkait dengan sistem informasi dan sistem komunikasi, khususnya yang diselenggarakan dengan sistem elektronik, dengan tetap memperhatikan esensi dari:

Telematika adalah singkatan dari Telekomunikasi dan Informatika. Istilah telematikasering dipakai untuk beberapa macam bidang, sebagai contoh adalah:
-          Integrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika yang dikenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and Communications Technology). Secara lebih spesifik, ICT merupakan ilmu yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan menggunakan peralatan telekomunikasi.
-          Secara umum, istilah telematika dipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology).

-          Secara lebih spesifik, istilah telematika dipakai untuk bidang kendaraan dan lalulintas (road vehicles dan vehicle telematics).

Rabu, 15 Juli 2015

TUGAS 7 BAHASA INDONESIA 2- PELANGGAN TERHADAP TINGKAT PENJUALAN

Tiap individu mempunyai kebutuhan yang berbeda-beda, untuk mencukupi butuhan tiap individu mempunyai cara sendiri agar mendapatkan uang supaya individu itu sendiri dapat memenuhi kebutuhannya. Mulai dari mencari pekerjaan, membuka usaha bahkan ada yang menggunakan cara yang tidak halal.

Kebutuhan yang di butuhkan individu sendiri beraneka ragam, ada dengan harga murah terjangkau bahkan ada yang harus mengeluarkan kocek yang sangat mahal supaya barang atau jasa itu dapat terpenuhi. Harga barang jasa bisa berubah-ubah tergantung penjual yang memasarkan barang dan jasa tersebut. Bahkan terkadang harga bisa melonjak naik karena trend-trend terntentu.

Konsumen atau pelanggan terbagi atas 3 macam yaitu konsumen menengah kebawah yaitu individu yang hanya sanggup membeli barang dan jasa dengan harga murah, konsumen menengah ke atas yaitu indivu yang dapat membeli barang dan jasa dengan harga yang terjangkau dan yang terakhir konsumen ke atas yaitu individu yang dapat membeli barang dan jasa dengan harga yang mahal.

Dengan beberapa kategori di atas, penjual harus cerdik menjual barang dan jasa sesuai dengan keuangan pelanggan. Karena kepuasan pelaanggan sangat berpengaruh terhadap penjualan. Apabila penjual dapat menjual dengan harga murah dan mempunyai kulitas yang baik, pasti semua individu membeli barang tersebut, akan tetapi bila penjual menjual barang dan jasa dengan harga yang mahal, kemungkinan hanya 2 kategori di atas yang dapat membeli barang dan jasa tersebut.



BPS."Perumbuhan Ekonomi".5 juni 2015.http://www.bps.go.id/Brs/view/id/1143

Eko,Yuli. 2009. Ekonomi. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional

TUGAS 6 BAHASA INDONESIA 2 - PENGARUH HARGA TERHADAP PENJUALAN

Tiap individu mempunyai kebutuhan yang berbeda-beda, untuk mencukupi butuhan tiap individu mempunyai cara sendiri agar mendapatkan uang supaya individu itu sendiri dapat memenuhi kebutuhannya. Mulai dari mencari pekerjaan, membuka usaha bahkan ada yang menggunakan cara yang tidak halal.

Kebutuhan yang di butuhkan individu sendiri beraneka ragam, ada dengan harga murah terjangkau bahkan ada yang harus mengeluarkan kocek yang sangat mahal supaya barang atau jasa itu dapat terpenuhi. Harga barang jasa bisa berubah-ubah tergantung penjual yang memasarkan barang dan jasa tersebut. Bahkan terkadang harga bisa melonjak naik karena trend-trend terntentu.

Harga sangat mempengaruhi terhadap penjualan barang dan jasa. Bila penjual dapat menjual barang dan jasa dengan harga mahal mungkin tidak semua individu dapat membeli barang dan jasa tersebut. Akan tetapi terkadang barang dan jasa yang mempunyai harga tinggi juga mempunyai kualitas yang sanagta baik, itu yang membuat individu rela  merogoh kocek yang sangat dalam. Tapi banyak juga penjual yang menjual barang dan jasa dengan harga murah agar semua individu dapat menjangkau, meskipun kualitas tidak sebaik yang harga mahal, akan tetapi sudah dapat memuaskan hati konsumen.

BPS."Perumbuhan Ekonomi".5 juni 2015.http://www.bps.go.id/Brs/view/id/1143