Sabtu, 15 Maret 2014

TEAM WORK

Manusia adalah makhluk sosial dimana manusia saling membutuhkan untuk mengerjakan sesuatu. pada kali ini saya akan membahas tentang TEAM WORK atau dalam bahasa indonesia kita kenal dengan kerja kelompok.
Team Work sangat di butuhkan dalam dunia kerja karena sesuai dengan Pepatah yang mengatakan, ringan sama - sama dijinjing dan berat sama - sama dipikul adalah mereflesikan suatu Team Work yang solid. Selain beban akan semakin ringan, hasil yang dicapai juga akan semakin optimal. Peranan Team Work sangat besar kontribusinya bagi tercapainya target / goal dari suatu organisasi. Dalam suatu organisasi tanpa adanya Team Work yang tangguh, selain terbuka peluang menuju kegagalan, hasilnya pun tidak akan sesuai dengan yang diharapkan. "Great achievement is usually born of great sacrifice, and is never the result of selfishness" Napoleon Hill. Untuk membangun Team Work yang tangguh maka : 

1.VISI DAN MISI.
Semua orang yang terlibat dalam Team Work harus benar - benar memahami dan mengerti dengan baik Visi dan Misi organisasi. Jika kondisi ini telah terpenuhi, selain akan menghilangkan sikap curiga / tidak percaya maka tujuan yang ingin dicapai akan semakain mudah direalisasikan karena semuanya telah terfokuskan / terkonsentrasikan dengan baik pada target / goal yang ingin dicapai. "If you chase two rabbits, both will escape" Chinese Proverb.

2.SALING PERCAYA.
Siapapun yang terlibat dalam suatu Team Work, harus mau membuka diri / transparan. Yang namanya rahasia, sedini mungkin disirnakan. Setiap permasalahan yang timbul, setiap orang dalam Team Work akan berusaha seoptimal mungkin memberikan solusi pemecahan. Jika senang akan sama - sama dinikmati dan begitu juga sebaliknya, jika susah akan sama - sama dipikul. "We make a living by what we get, we make a life by what we give" Winston Churchill.

3.KESATUAN.
Selalu tekankan dalam Team Work bahwa kita adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Ibarat sapu lidi. Jika bersatu akan memberikan manfaat tetapi jika dipisahkan, manfaatnya akan sirna. Ketika ada yang sakit maka spontanitas semua yang terlibat dalam Team Work juga akan merasakannya dan berusaha menyembuhkannya. "If anything goes bad, I did it. If anything goes semi - good, we did it. If anything goes real good, then you did it. That's all it takes to get people to win football games for you" Paul "Bear" Bryant

4.SALING MENGHORMATI.
Dikarenakan Team Work adalah satu kesatuan yang tidak terpisah maka setiap orang yang berada dalam Team Work memiliki fungsi dan peranan yang sangat vital dan penting. Tidak ada satu hal pun yang logis dikatakan bahwa si A, B atau C lebih penting / vital peranannya jika dibandingkan dengan si D, E atau F. Didasarkan oleh kondisi ini maka siapapun yang terlibat dalam Team Work harus saling menghormati dan menghargai. "Coming together is a beginning, staying together is progress, and working together is success" Henry Ford

5.POSITIVE THINKING.
Ini adalah salah satu hal fundamental yang harus dimiliki dalam Team Work, yang menilai / menvonis baik tidaknya diri seseorang adalah didasarkan oleh apa yang dia kontribusikan dan bukan semata - mata hanya oleh penampilan luar. "A positive attitude brings strength, energy and initiative" Remez Sasson

6.KERJASAMA.
Karena ini adalah untuk kepentingan bersama maka sudah seyogianya bentuk dari kerjasama yang diberikan adalah kerjasama yang tulus dan ikhlas serta tanpa adanya niat - niat terselubung. "A successful team beats with one heart" Unknown

7.RELA BERKORBAN.
Makna dari rela berkorban adalah selain korban dalam bentuk materi tetapi juga waktu dan perasaan. Wujud nyata dari rela berkorban ini juga harus tulus dan ikhlas serta tanpa pamrih adanya. Motivasi utama dari perbuatan mulia ini adalah demi kesuksesan bersama dalam suatu team Work. "Individuals play the game, but teams beat the odds" SEAL Team saying.

8.TANTANGAN DAN RINTANGAN.
Kembali, apapun tantangan dan rintangan yang timbul, semuanya akans selalu bersatu padu dalam menanganinya. Tidak seorangpun akan dibiarkan menderita / bahagia sendirian. Semuanya akan selalu dirasakan bersama - sama. "If all my friends were to jump off a bridge, I wouldn't jump with them, I'd be at the bottom to catch them. Everyone hears what you say. Friends listen to what you say. Best friends listen to what you don't say" Tim McGraw.

Dengan dimilikinya Team Work yang tangguh maka apapun yang telah direncanakan akan semakin mudah direalisasikan. "There are three ways to get something done: do it yourself, employ someone, or forbid your children to do it" Monta Crane

daftar pustaka

http://www.andriewongso.com/artikel/entrepreneur_corner/1513/Solid_Team_Work/
http://agusnugroho0608.blogspot.com/2012/07/pepatah-yang-mengatakan-ringan-sama.html

Kamis, 16 Januari 2014

STRUKTUR ORGANISASI dan IMPLEMENTASI DALAM PERUSAHAAN BISNIS

STRUKTUR ORGANISASI dan IMPLEMENTASI DALAM PERUSAHAAN BISNIS
PENGERTIAN :
Organisasi adalah suatu pola hubungan yang melalu mana irang-orang di bawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama. ( Stoner )
Struktur Organisasi adalah pengakuan organisasi akan adanya kebutuhan untuk mengkoordinasikan pola interaksi para anggota organisasi secara formal ( Robbins, 1994 )
Struktur Organisasi Perusahaan adalah sebuah truktur atau system yang berlaku pada perusahaan, terdapat gamabaran yang jelas tentang berbagai tingkatan posisi yang ada di suatu perusahaan tersebut.

Biasanya, struktur organisasi perusahaan akan dibuat dalam struktur fungsional. Yaitu dimana masing-masing posisi memiliki fungsi yang jelas, termasuk dalam menentukan kewenangan serta garis komando dalam sistem tersebut.

Meski demikian, penggambaran struktur organisasi perusahaan ini tidak bisa diberlakukan secara mutlak untuk semua perusahaan. Masing-masing perusahaan memiliki hak untuk membuat struktur organisasi perusahaan mereka, sesuai dengan gaya dan kebutuhan perusahaan tersebut.

Untuk perusahaan yang berskala besar, biasanya struktur organisasi perusahaan akan dibuat dengan lebih detail. Sehingga masing-masing posisi akan menangani fungsinya secara khusus dan tidak terjadi perangkapan tugas dari personilnya. Hal ini untuk menciptakan efektivitas kerja serta mencapai optimalisasi fungsi dari setiap bagian.

Sementara untuk perusahaan yang berskala kecil, baik yang sudah berbentuk badan usaha maupun masih dimiliki perorangan, sturktur organisasi cenderung dibuat dengan lebih ramping dan sederhana. Tak jarang, sebuah fungsi perusahaan digabungkan dengan fungsi perusahaan lain. Seperti untuk masalah marketing, dimana antara sales dan promosi, masih dikerjakan oleh satu tim. Padahal, antara sales dan promosi merupakan dua hal yang berbeda dan sebaiknya dilakukan secara terpisah guna mencapai optimalisasi target perusahaan.

IMPLEMENTASI STRUKTUR ORGANISASI PERUSAHAAN BISNIS
Gambaran Struktur Organisasi Perusahaan
Meskipun tidak bisa disamaratakan, namun pada dasarnya ada beberapa fungsi perusahaan yang ditunjukkan dalam struktur organisasi perusahaan yang harus ada. Mengingat posisi tersebut memiliki peran penting dalam proses berjalannya sebuah organisasi perusahaan.

General Manajer


Dalam sebuah perusahaan tugas dari general manajer adalah memimpin perusahaan. Selain itu, seorang general manajer memiliki tanggung jawab pada keseluruhan sistem yang berjalan dalam sebuah perusahaan. Dalam melaksanakan fungsinya, general manajer akan dibantu oleh beberapa manajer yang memiliki fungsi spesialisasi.
Kebijakan general manajer merupakan hal tertinggi yang harus dipatuhi oleh anggota perusahaan lainnya karena ia merupakan posisi tertinggi yang terdapat di dalam struktur organisasi perusahaan.

Direktur/ division


Tugasnya adalah memimpin bagian khusus dalam perusahaan serta melakukan koordinasi antar divisi dan memberikan laporan kepada general manajer. Setiap bagian, tidak memiliki garis komando lintas divisi sehingga hanya bisa mengambil kebijakan pada masing-masing divisi. 
Seperti pada divisi marketing, tidak bisa memberikan intervensi kepada divisi keuangan. Yang bisa dilakukan adalah memberikan informasi dan masukan yang dibutuhkan pada bagian lain.
Oleh karena itu, direktur memiliki tugas yang sangat terarah sehingga tanggung jawab yang diembannya pun harus mampu ditransparasikan kepada general manajer dan kepada divisi lain sebagai bukti adanya satu kesatuan visi dan misi dalam struktur organisasi perusahaan.

General Affair


Merupakan bagian divisi yang bertugas untuk menyediakan segala kebutuhan dan perlengkapan guna menunjang aktivitas perusahaan. Seperti untuk mengurusi masalah seragam karyawan,mobil dinas, mess karyawan, pemeliharaan lingkungan kantor atau juga memilih mitra kesehatan dengan perusahaan.
Dalam struktur organisasi perusahaan, general affair ini juga mempunyai peranan yang sangat penting dalam memajukan perusahaan karena tanpa keseragaman karyawan yang baik, maka perusahaan juga tidak akan terlihat rapi dan terkoordinasi.

Personalia Department


Divisi ini memiliki tugas untuk menjaga kualitas sumber daya manusia perusahaan. Prosesnya dimulai dari masa perekrutan, penggantian jabatan, promosi dan mutasi karyawan, penilaian kinerja, pemberian penghargaan serta menjaga kinerja karyawan.

Dalam proses perekrutan pegawai baru, pihak inilah yang berfungsi secara khusus untuk bisa memilih dan mendapatkan pegawai yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

 Accounting Departmen

Merupakan departemen yang bertugas untuk mencatat serta mengatur masalah keuangan perusahaan. Divisi ini juga bertugas untuk mengadakan audit atas kinerja yang sudah dilakukan divisi lain, guna menghindari terjadinya penyalahgunaan khususnya di bidang keuangan, termasuk mengontrol keseimbangan keuangan perusahaan.
Pada bagian ini, pegawai yang ditunjuk haruslah bersikap jujur dan teliti karena jika tidak, maka perusahaan akan kehilangan berbagai aset yang berpotensi memajukan perusahaan.

Purchasing Department

Divisi ini biasanya dimiliki oleh perusahaan manufaktur. Tugasnya adalah membeli bahan baku produksi. Selain itu divisi ini juga bertugas menjalin kerjasama dengan pihak supplier bahan baku guna menjamin kelangsungan proses produksi perusahaan.

Divisi inilah yang bertanggung jawab terhadap proses praproduksi perusahaan agar bisa menghasilkan produk barang atau jasa yang baik, yang sesuai dengan visi dan misi perusahaan.

Marketing Department

Divisi marketing merupakan divisi ujung tombak perusahaan. Sebab, tugas divisi ini adalah memasarkan semua produk yang dihasilkan oleh perusahaan. Dengan demikian, perusahaan bisa mendapatkan keuntungan jika produk yang mereka hasilkan bisa laku di pasaran.

Perusahaan dengan divisi marketing yang baik akan mendapatkan hasil yang baik pula. Oleh sebab itulah banyak perusahaan yang mencari pegawai untuk posisi marketing dengan syarat-syarat pandai berkomunikasi, serta menarik secara penampilan karena kedua hal tersebut yang mampu meningkatkan daya tarik klien terhadap produk perusahaan tersebut.

R & D Development

Fungsi dari divisi ini adalah melakukan penelitian serta mengembangkannya. Penelitian yang dilakukan menyangkut semua kebutuhan perusahaan, yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Seperti melakukan penelitian mengenai produk apa yang pada saat ini dibutuhkan oleh masyarakat, atau juga melakukan penelitian mengenai persepsi masyarakat atas produk yang dihasilkan perusahaan. Hasil dari penelitian tersebut akan digunakan untuk menciptakan sebuah sistem baru yang lebih baik bagi proses yang ada di perusahaan.

Quality Assurance Department

Di perusahaan manufaktur divisi ini bertugas untuk menjaga kualitas produk yang dihasilkan perusahaan sebelum dipasarkan ke tengah masyarakat. Produk yang tidak sesuai standar, akan dipisahkan untuk kemudian dikelompokkan ke dalam golongan produk gagal.
Di perusahaan jasa, seperti bank tugas dari divisi ini adalah melakukan pengawasan atas sistem yang dijalankan dalam proses pelayanan pada nasabah. Dengan demikian, semua nasabah bisa mendapatkan pelayanan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di perusahaan tersebut.  

Maintenance Deparment

Divisi ini biasanya disiapkan bagi perusahaan manufaktur atau juga bagi perusahaan yang memiliki kantor sendiri. Sementara bagi perusahaan yang gedung kantornya masih bergabung dengan perusahaan lain secara menyewa, biasanya meniadakan divisi ini. Sebab divisi ini bertugas memelihara perangkat yang terkait proses operasional perusahaan.

Seperti menjaga mesin produksi, instalasi listrik,  pendingin atau menjaga perangkat komputer. oleh karenanya, tidak semua perusahaan memiliki divisi ini, khususnya perusahaan jasa dan perusahaan yang gedung kantornya masih dalam status sewa.  

Public Relation Department

Fungsi dari divisi ini adalah menjadi perwajahan perusahaan dan penciptaan citra perusahaan. khususnya dilakukan dengan menjalin kerjasama dengan pihak eksternal perusahaan yang terkait dengan operasional perusahaan. Salah satu fungsinya adalah memberikan keterangan pers kepada wartawan apabila terdapat hal yang berkaitan dengan perusahaan tersebut.
Pemahaman akan struktur organisasi perusahaan beserta kewajiban atas peran masing-masing adalah sebuah keniscayaan dan sangat mempengaruhi laju pertumbuhan perusahaan.

DAFTAR PUSTAKA

Kamis, 14 November 2013

Apa yang bisa kalian berikan buat Indonesia ?

kali ini gue engga ngepost tentang tugas kuliah, melainkan gue ngepost tentang apa yang ada di pkiran gue sekarang.

Kita warga Indonesia paling sering menyalahkan pemerintah sebagai contoh gue tinggal di DKI Jakarta, iya Jakarta ibu kota negara Indonesia. Hidup di Jakarta itu engga semudah yang di tayangkan di sinetron-sinetron ya, lo hidup di Jakarta tuh harus kuat mental dan fisik tentunya.

Orang-orang yang tinggal di Jakarta kebanyakan selalu menyalahkan Gubernur soal macet, banjir dan lain-lain. Menurut gue kita tuh seharusnya engga selalu mengharapkan Gubernur untuk melakukan perubahan, kenapa engga kita aja yang melakukan perubahan sendiri, coba misalnya lo jadi Gubernur apa bisa lo ngatasin masalah yang ada di Jakarta ? engga juga kan, makan nya dari itu jangan selalu menyalahkan Pemerintah atas kerusakan yang di alami oleh Indonesia ini.

ayo dong sekarang kita buka pikiran kita semua kita jangan selalu menyalahkan orang lain tapi kita harus bisa bertindak apa yang bisa kita lakukan demi Indonesia

lo mau Jakarta engga banjir ? sebetulnya ini permasalahan gampang, kalo lo mau Jakarta engga banjir yaudah jangan buang sampah semabarangan lah, jaga kebersihan di lingkungan elo semua, gue sering banget denger kata-kata ini "ah, Jakarta udah kotor ini yaudah mau di apain lagi " nah kenapa kalo udah kotor ? masa kita engga ada usaha buat meminimalkan kekotoran itu sih ? maka dari itu dari sekarang kita harus buang sampah pada tempatnya, kalo engga di mulai dari sendiri ya engga bakal ada perubahan Kota atau Negara ini.

lo mau Jakarta engga macet ? sebetulnya kemacetan bisa minimalisir kalo pengandara kendaraan nya pada engga egois, pada patuhi lalu lintas, kebanyakan pengandara di Jakarta tuh pada emosional lebay urakan dan satu lagi ALAY, apa-apa di tembus di terobos, kalo kita mau jakarta engga macet, ya kita harus patuhi lalu lintas lah, saling menghargai antar pengandara terutama pengendara motor, gue juga pengendara motor, tapi engga ugal-ugalan kalo waktunya berhenti ya berhenti.
kebanyakan pengendara motor itu kalo nanti keserempet dikit padahal itu salah dia sendiri, nanti emosi deh, makan nya kalo engga mau keserempet kalo bawa motor ya biasa aja engga usah lebay gebar-geber engga jelas.

udah ah segitu dulu pokok nya intinya kita jangan selalu menyalahkan orang lain, tapi kita harus berbuat perubahan dari diri sendiri buat negara kita Indonesia ini dan kota Jakarta.

apa yang bisa gue berikan buat indonesia sekarang ? yang bisa gue berikan buat indonesia untuk saat ini adalah buang sampah pada tempatnya, berkendara patuhi lalu lintas dan selalu menghargai sesama rakyat Indonesia. untuk sekarang ini cuman itu yang bisa gue lakuin buat Indonesia, mudah-mudahan untuk kedepan nya gue bisa memberikan yang terbaik buat Indonesia.

Selasa, 22 Oktober 2013

Kerja Kelompok ( Team Work )



Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang team work atau kerja kelompok.

Beberapa para ahli mengemukakan pendapat tentang pengertia kelompok, berikut pengertian tentang team work dari para ahli :

1.      Menurut Homans (1950) : kelompok adalah sejumlah individu berkomunikasi satu dengan yang lain dalam jangka waktu tertentu yang jumlahnya tidak terlalu banyak, sehingga tiap orang dapat berkomunikasi dengan semua anggota secara langsung.

2.      Menurut Merton, kelompok merupakan sekelompok orang yang saling berinteraksi sesuai dengan pola yang telah mapan, sedangkan kolektiva merupakan orang yang mempunyai rasa solidaritas karena berbagai niai bersama dan yang telah memiliki rasa kewajiban moral untuk menjalankan harapan peran.

3.       Menurut Achmad S. Ruky, Kelompok adalah sejumlah orang yang berhubungan (berinteraksi) antara satu dan yang lainnya, yang secara psikologis sadar akan kehadiran yang lain dan yang menganggap diri mereka sebagai suatu kelompok.

4.      Menurut  Muzafer Sherif, Kelompok  adalah kesatuan  yang terdiri dari dua atau lebih individu yang telah mengadakan interaksi sosial yang cukup intensif dan teratur, sehingga di antara individu itu sudah terdapat pembagian tugas, struktur dan norma-norma tertentu.

5.      Menurut De Vito (1997) : kelompok merupakan sekumpulan individu yang cukup kecil bagi semua anggota untuk berkomunikasi secara relatif mudah. Para anggota saling berhubungan satu sama lain dengan beberapa tujuan yang sama dan memiliki semacam organisasi atau struktur diantara mereka. Kelompok mengembangkan norma-norma, atau peraturan yang mengidentifikasi tentang apayang dianggap sebagai perilaku yang diinginkan bagi semua anggotanya.

KARAKTERISTIK KELOMPOK :

    Ada dua karakteristik yang melekat pada suatu kelompok, yaitu norma dan peran. Yang akan dibahas dalam tulisan ini adalah tentang norma. Norma adalah persetujuan atau perjanjian tentang bagaimana orang-orang dalam suatu kelompok berperilaku satu dengan lainnya. Ada tiga kategori norma kelompok, yaitu norma sosial, prosedural dan tugas. Norma sosial mengatur hubungan di antara para nggota kelompok. Sedangkan norma prosedural menguraikan dengan lebih rinci bagaimana kelompok harus beroperasi, seperti bagaimana suatu kelompok harus membuat keputusan.

Karakteristik Kelompok:

Beberapa ahli mengatakan bahwa dalam suatu kelompok terdapat ciri – ciri, yaitu :

1. Terdiri dari 2 orang atau lebih

2. Adanya interaksi yang terus menerus

3. Adanya pengembangan identitas kelompok

4. Adanya norma – norma kelompok

5. Adanya diferensiasi peran

6. Peran yang saling tergantung

7. Produktivitas bertambah atau meningkat

B. TAHAPAN PEMBENTUKAN KELOMPOK

      Model pembentukan suatu kelompok pertama kali diajukan oleh Bruce Tackman (1965). Teori ini dikenal sebagai salah satu teori pembentukan kelompok yang terbaik dan menghasilkan banyak ide-ide lain setelah kosep ini dicetuskan.

Tahap 1 - Forming

    Pada tahap ini kelompok baru saja dibentuk dan diberikan tugas. Anggota kelompok cenderung untuk bekerja sendiri dan walaupun memiliki itikad baik namun mereka belum saling mengenal dan belum saling percaya.

Tahap 2 - Storming

    Kelompok mulai mengembangkan ide-ide berhubungan dengan tugas-tugas yang mereka hadapi. Mereka membahas isu-isu semacam masalah yang harus mereka selesaikan. Anggota kelompok saling terbuka dan mengkonfrontasi ide-ide dan perspektif mereka masing-masing. Pada beberapa kasus, tahap storming cepat selesai. Namun ada pula yang mandenk pada tahap ini.

Tahap 3 - Norming

    Terdapat kesepakatan dan konsensus antara anggota kelompok. Peranan dan tanggung jawab telah jelas. Anggota kelompok mulai dapat mempercayai satu sama lain seiring dengan mereka melihat kontribusi masing-masing anggota untuk kelompok.

Tahap 4 - Performing

     Kelompok dalam tahap ini dapat menyelesaikan pekerjaan dengan lancar dan efektif tanpa ada konflik yang tidak perlu dan supervisi eksternal. Anggota kelompok saling bergantung satu sama lainnya dan mereka saling respect dalam berkomunikasi.

Tahap 5 - Adjourning dan Transforming

     Tahap dimana proyek berakhir dan kelompok membubarkan diri. Kelompok bisa saja kembali pada tahap mana pun ketika mereka mengalami perubahan.

C.  KEKUATAN TEAM WORK

      Teamwork atau kerja sama tim merupakan bentuk kerja kelompok yang bertujuan untuk mencapai target yang sudah disepakati sebelumnya. Harus disadari bahwa teamwork merupakan peleburan berbagai pribadi yang menjadi satu pribadi untuk mencpai tujuan bersama. Tujuan tersebut bukanlah tujuan pribadi, bukan tujuan ketua tim, bukan pula tujuan dari pribadi paling populer di tim.

      Dalam sebuah tim yang dibutuhkan adalah kemauan untuk saling bergandeng-tangan menyelesaikan pekerjaan. Bisa jadi satu orang tidak menyelesaikan pekerjaan atau tidak ahli dalam pekerjaan A, namun dapat dikerjakan oleh anggota tim lainnya. Inilah yang dimaksudkan dengan kerja tim, beban dibagi untuk satu tujuan bersama.

      Saling mengerti dan mendukung satu sama lain merupakan kunci kesuksesan dari teamwork. Jangan pernah mengabaikan pengertian dan dukungan ini. Meskipun terjadi perselisihan antar pribadi, namun dalam tim harus segera menyingkirkannya terlebih dahulu. Bila tidak kehidupan dalam tim jelas akan terganggu. Bahkan dalam satu tim bisa jadi berasal dari latar belakang divisi yang berbeda yang terkadang menyimpan pula perselisihan. Makanya sangat penting untuk menyadari bahwa kebersamaan sebagai anggota tim di atas segalanya.

Berikut poin-poin teamwork yang baik:

  1.       Teamwork adalah kerjasama dlm tim yang biasanya dibentuk dari beragam divisi dan kepentingan.

  2.      Sama-sama bekerja bukanlah teamwork, itu adalah kerja individual.

  3.      Filosofi teamwork: ‘saya mengerjakan apa yang Anda tidak bisa dan Anda mengerjakan apa yang saya tidak bisa.

  4.      Ketika berada dalam teamwork, segala ego pribadi, sektoral, deparmen harus  disingkirkan.

  5.      Dalam teamwork yang dikejar untuk dicapai adalah target bersama, bukan individual.

  6.      Keragaman individu dalam teamwork memang sebuah nilai plus namun bisa    menjadi minus jika tidak ada saling pengertian.

  7.      Saling pengertian terhadap karakter masing-masing anggota team akan menjadi  modal sukses bersama.

  8.     Jika setiap orang bekerjasama via bidang masing-masing, target korporasi pasti akan segera terealisasi.

  9.      Individu yang egois mengejar target pribadi akan menghambat keberhasilan team. Bayangkan jika si A mengejar target A & si B mengejar target B, lalu target bersama bermuara kemana?

  10.  Keahlian masing-masing sungguh menjadi anugerah dalam teamwork yang akan mempercepat proses pencapaian target.

  11.   Kendalikan ego dan emosi saat bersama agar pergesekan tidak berujung pada  pemboikotan kerjasama.

   12.  Dengan pemahaman yang tinggi soal karakter individu dalam team, realisasi target  tidak perlu waktu yang lama.

  13.  Ingatlah selalu bahwa: ‘teamwork makes the dream work’.

D. IMPLIKASI MANAJERIAL

           Kesimpulannya Kelompok atau team merupakan sekumpulan individu yang cukup kecil dimana untuk berkomunikasi lebih mudah. Para anggota saling berhubungan satu sama lain dengan beberapa tujuan yang sama dan memiliki semacam organisasi atau struktur diantara mereka. Kelompok mengembangkan norma-norma, atau peraturan yang mengidentifikasi tentang apa yang dianggap sebagai perilaku yang diinginkan bagi semua anggota tersebut.



REFERENSI

http://ruslanberbagi2.blogspot.com/2013/05/bekerja-sama-dalam-teamkelompok.html

http://abdilahkhusu25.blogspot.com/2013/05/bekerja-sama-dalam-teamkelompok.html

Kamis, 03 Oktober 2013

Pengertian Organisasi

1.1          Definisi Oraganisasi
 
Organisasi merupakan sekumpulan orang-orang yang disusun dalam kelompok-kelompok, yang bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama, Organisasi adalah system kerjasama antara dua orang atau lebih, atau organisasi adalah setiap bentuk kerjasama untuk pencapaian tujuan bersama, organisasi adalah struktur pembagian kerja dan struktur tata hubungan kerja antara sekelompok orang pemegang posisi yang bekerjasama secara tertentu untuk bersama-sama mencapai tujuan tertentu.

Beberapa pengertian Organisasi dari beberapa tokoh :

1. Organisasi Menurut Stoner
Organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan orang-orang di bawah pengarahan manajer (pimpinan) untuk mengejar tujuan bersama.

2. Organisasi Menurut James D. Mooney
Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.

3. Organisasi Menurut Chester I. Bernard
Organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.

Organisasi sendiri di bagi menjadi 2 yaitu formal dan informal.

Formal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang mengikatkan diri dengan suatu tujuan bersama secara sadar, serta dengan hubungan kerja yang rasional. Contoh : Perseroan terbatas, Sekolah, Negara, dan lain sebagainya.

Informal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang telibat pada suatu aktifitas serta tujuan bersama yang tidak disadari. Contoh : Arisan ibu-ibu sekampung, belajar bersama anak-anak SD dan lain-lain.

1.2      1.2       Mengapa Organisasi sangat penting ?

Ada beberapa alas an yang mengatakan organisasi itu penting, yaitu :
1.     organisasi sebagai alat untuk mencapai tujuan, karena organisasi melaksanakan fungsi penting yaitu dengan mengatasi keterbatasan sebagai perorangan, organisasi memungkinkan kita mencapai tujuan yang akan lebih sukar atau tak mungkin dicapai sendiri.
2.     organisasi sebagai alat untuk melestarikan pengetahuan. Pentingnya organisasi untuk melestarikan pengetahuan itu kita dapatkan dari organisasi seperti sekolah, universitas, museum, kelompok studi, organisasi kemahasiswaan, dan lainnya yang berusaha untuk terus melestarikan pengetahuan.
3.     karena organisasi sebagai sumber karir. Ini karena organisasi memberikan kepada anggotanya sumber kehidupan dan mungkin bahkan kepuasan pribadinya.


1.3      1.3      Pengalaman Organisasi.

Pengalaman saya berorganisasi adalah letika sama di SMA yaitu di dalam OSIS, di OSIS sendiri saya menjabat sebagai anggota dari sesi bidang Kerapihan, di dalam sekbid ini saya harus bias mengasih contoh ke seluruh siswa dan siswi di SMA saya untuk berpakain rapih dan tidak melanggar tata tertib di sekolah.

Sumber :