Rabu, 10 April 2013

Manusia dan Penderitaan



Ada suatu kalimat yang berkata “ sejahat-jahat nya ibu tiri, lebih jahat Ibu Kota “ kalimat ini menggambarkan betapa sadis nya kehidupan di Ibu Kota. Kalimat tadi memang ada benar nya dan ada salah nya, kenapa begitu kalo kita bisa berusaha dan beradaptasi dengan suasana mungkin kalimat itu salah besar namun bila kita cuman bisa diam menerima keadaan tanpa ada usaha untuk keluar dari keadaan tersebut ya Ibu Kota memang menyeramkan, karena setiap manusia dari Penjuru Indonesia bahkan Negara lain ke Jakarta pasti untuk mencari kerja, namun bagi sekelompok orang yang tidak emndapatkan kerja dan putus asa itu merupakan musibah dan penderitaan yang cukup menyiksa berhubung harga di Ibu Kota jauh lebih mahal dengan harga di kota-kota lainnya. Kali ini kita akan membahas tentang penderitaan yang ada di Ibu kota.

Sebagian orang ada tentu pasti ada yang merasakan penderitaan hidup di ibu kota dan ingin pulang tetapi tidak punya ongkos karena uangnya habis untuk membeli kebutuhkan di Jakarta. Penderitaan tersebut mempunyai dampak psiskis yang cukup dahsyat contohnya banyak orang yang stress, gila gara-gara memikirkan cara mendapatkan sesuap nasi untuk hari ini bahkan tidak banyak yang bunuh diri karena tidak kuat menahan penderitaan yang selama ini mereka alami. Bagi mereka hidup di ibukota merupakan gambling besar mereka harus siap menerima penderitaan menghamipi mereka atau penderitaan menjauh dari mereka. 

Banyak sekali mereka yang mencoba membuat usaha/bisnis yang menggunakan modal yang cukup besar hampir 80% uang mereka punya, mereka taruh buat modal, namun usaha tersebut tidak sesuai dengan harapan mereka bukan maju malah mengalami kehancuran dan bangkrut sebagian dari mereka pasti mengalami phobia yang cukup bahaya, mereka menjadi takut mengeluarkan uang, mereka jadi tidak percaya dengan orang lain, dan tidak sedikit mereka jadi menyalahkan tuhan.

Menurut saya kasus penderitaan di ibukota yang menyebabkan masalah piskis ini bisa di redam dan jangan selalu menyalahkan pemerintah, karena masalah ini adalah masala individu itu sendiri. Saya rasa cara menghilangkan phobia dan strees itu sendiri dengan berfikir positif dan selalu ingat dengan tuhan nya sendiri. Tidak ada kata putus asa, selalu mencoba melakukan yang terbaik buat kehidupan nya kelak, maka kata penderitaan hidup di ibu kota tidak berlaku lagi dan menjadi kenikmatan hidup di ibu kota.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar